Hati dalam Hidup

Tinggalkan komentar

Hidup memang perlu menggunakan otak,

Tapi memerlukan hati pula.

Jalan hidup dipikirkan dengan otak,

Serta dijalankan yang sesuai dengan hati.
 

Hidup emang perlu pake otak,
tp perlu pake hati jg.
Jalan hidup dipikirkan pake otak,
dan dijalankan yang sesuai dengan hati.

Iklan

Jangan Lupakan

1 Komentar

Jangan pernah lupakan setiap pertemuan

Jangan sepelekan setiap pembicaraan

Jangan pernah acuhkan sapa yang terlantun

Jangan siakan senyum yang terpancar untukmu

Jangan rapuhkan semangat yang diberikan kepadamu

Karena semua itu tidak akan terulang dalam hidupmu

Hargailah semua itu sebagai warna dalam hidupmu

Karena semuanya baru akan bermakna

Saat semuanya telah hilang dan berlalu dalam hidupmu

Sebuah Itu…

Tinggalkan komentar

HANYA SEBUAH ITU INGIN TERSENTUH

HANYA SEBUAH ITU TAK MENYENTUH

HANYA SEBUAH ITU INGIN BERHARAP

HANYA SEBUAH ITU TAK INGIN DIHARAP

SATU ITU MELANGKAH SATU ITU TAK DILANGKAHI

SEBUAH YANG INGIN MENUJU

NAMUN TAK INGIN DITUJU

Saat Ingin Berbagi

2 Komentar

Saat saat ingin berbagi tak selalu kan hadir

Namun bila waktu itu datang,

Tak ada aral pun yang dapat menentang

Saat dihalau waktu itu,

Takkan ada lagi keinginan itu

Dari-Nya untuk Semua Selamanya

Tinggalkan komentar

sepertinya dia cuma butuh satu…

dia hanya butuh sebuah itu…

satu yang selalu abadi dan selalu kan ada…

selalu ada di setiap hari nya…

selalu menyapa paginya dengan kesederhanaan…

selalu menerangi malamnya dengan keikhlasannya…

dia yang selalu tak berduka atas apapun…

satu yang terindah hingga akhir zaman…

satu yang menentukan segalanya…

kubutuh satu itu…

tapi kenapa aku selalu melupakannya…

aku selalu melupakannya di saat bahagia…

selalu mengacuhkan perhatiannya…

dia adalah engkau

engkau wahai ALLAH SWT

Awal Merona…

2 Komentar

Sebuah asa terungkap

Setumpuk harap tercurahkan

Setetes tawa kadang menyinari

Disaat ini awal…

Di waktu itu kembali merona…

191106

2 Komentar

pesona elok mu tersurat dalam benak

terpana relung menatap lugu hatimu

kau hadirkan segala rasa bagai pelangi jingga

tak sekedar indah kau ukir

tak sekedar manis kau kecapkan

nestapa pun kau hidangkan

derita pula kau sajikan

menyadarkan ku memahami realita

menggugah batin bahwa malam tak selamanya terang

meyakinkan ku malam tak selalu kan gelap

kau mampu pijarkan malam-malam kesendirian hati

siang pun tak luput redup oleh khilaf dirimu

kuhaturkan beribu sendu, berjuta pinta, berpuluh harap, dan sebuah rasa

hadirmu meresapi malam kesendirian ku yang hampa

 

Older Entries